Blues Males Sharing

Senin, 08 Februari 2010

TEKNOLOGI GAME ONLINE

Sejak belajar merangkak dimulai saat masih bayi, kemudian remaja, menginjak dewasa, hingga tua renta, ada satu hal yang umumnya masih gemar dilakukan seseorang, yaitu bermain. Joko Nurjadi


PERMAINAN/GAME yang dimainkan seseorang mungkin berubah dari masa ke masa, tetapi yang terpenting adalah kepuasan dan keasyikan yang didapatkan selama bermain.
Tidaklah mengherankan, jika kemudian game online menjadi fenomenal pada era Internet saat ini, tetapi tidak seperti Internet yang booming dalam waktu singkat, game telah melewati sejarah perjalanan yang cukup panjang.
Pada sebuah game online, Internet adalah sebuah fasilitas yang memungkinkan kita bermain pada jaluar protokol yang digunakan Internet, walau game online tidak selalu berarti game yang dapat dimainkan secara multi player, tetapi umumnya game online dengan skala yang cukup besar mendukung permainan multiplayer, yang menjadi merupakan salah satu factor kepopuleran game online.
Dengan bermain multiplayer secara online, Anda tidak perlu takut “pertarungan” pada game online dapat berlanjut pada kehidupan nyata karena mungkin musuh Anda berada di benua lain.
Anda tentu telah mengenal game komputer jauh hari sebelum Anda mengenal browser, e-mail, atau modem berkecepatan 28,8 Kbps Anda, yang mungkin saat ini telah menjadi penghuni abadi gudang belakang rumah tetangga yang tidak dihuni lagi.
Game-game komputer tempo dulu merupakan nenek moyang game online saat ini, misalnya tipe game online yang bertema fi rst person shooter seperti Counter Strike sebenarnya sudah dikenal sejak tahun 1992 saat game Wolfenstein 3D dirilis. Tidak sedikit game-game yang sukses di era tahun 1980-an atau 1990-an diciptakan ulang dengan versi game online, misalnya Pac-Man, Frogger, dan lain-lain.
Game online memang sejak beberapa tahun yang lalu telah diyakini oleh banyak pihak akan mengalami kemajuan yang pesat.
Game dan Jaringan
Game online dimungkinkan dengan adanya sistem jaringan komputer, saat ini jaringan komputer tidak lagi selalu berarti jaringan lokal (Local Area Network), tetapi juga dapat diasumsikan dengan Internet atau teknologi sejenis, walaupun sebenarnya dua komputer yang terhubung peer to peer juga sudah merupakan jaringan komputer.
Istilah multiplayer game sendiri pada awalnya merujuk pada game yang dimainkan terbatas pada LAN, karena saat itu untuk mewujudkan game online masih membutuhkan biaya yang relative mahal untuk kebutuhan koneksi dan bandwidth Internet. Migrasi game online dari menggunakan protokol LAN (seperti IPX) menjadi protokol TCP/IP yang digunakan Internet, terjadi selama kurun waktu tahun 1990-an.
Tidak mengherankan saat infrastruktur jaringan semakin baik, game online seakan mendapatkan wadahnya karena dengan dukungan infrastruktur, para gamer dapat memainkan game online dengan nyaman. Bayangkan berapa waktu yang diperlukan untuk melakukan download game, sinkronisasi dengan pemain lain, dan pertukaran data lainnya jika infrastruktur yang tersedia tidak mendukung?
Paling tidak untuk saat ini, memainkan game online memang masih sangat berat jika dilakukan dengan menggunakan koneksi Internet dial-up.
Kemajuan teknologi membawa ruang lingkup jaringan dari skala kecil menjadi semakin besar. Game center tidak melulu hanya menawarkan game dengan jaringan lokal, tetapi juga game online dengan jaringan Internet. Tidak jarang tempat yang tadinya adalah warnet, telah berubah wajah menjadi game center atau paling tidak menambahkan fasilitas untuk bermain game online.
Jenis Game Online
Dengan hanya menghubungkan komputer Anda ke Internet, Anda telah dapat mendapatkan beragam game online yang tersedia.
Penggunaan browser yang luas juga dimanfaatkan developer game untuk merambah masuk, sehingga jika seseorang menjalankan browser, tidak selalu berarti ingin surfing membaca berita atau mencari informasi, tetapi bisa juga karena ingin bermain game online.
Game yang berjalan pada browser sering disebut dengan browser game. Selain membutuhkan browser, mungkin Anda memerlukan plug-in Flash untuk menjalankan game yang dibuat dengan Flash, atau Java runtime jika menjalankan game yang di-develop dengan Java. Keduanya merupakan contoh game yang dapat diimplementasikan pada browser.
Yahoo! Games merupakan salah satu contoh kumpulan game dengan menggunakan Java applet atau Flash, meliputi bermacam jenis game seperti permainan kartu, kata-kata, board/ papan, dan lain sebagainya, dengan total lebih dari 400 game yang tersedia saat ini.
Seperti telah dijelaskan, game online tidak selalu berarti game dengan fasilitas multiplayer, terkadang untuk browser game sederhana, game hanya dimainkan secara single player, tetapi memiliki daftar skor tertinggi dari seluruh pemain. Hal ini kontras dengan game online yang dapat dimainkan secara multiplayer, atau bahkan tepatnya massive multiplayer, karena dapat dimainkan secara masal, ratusan atau ribuan orang dapat bermain game yang sama pada satu saat.
Massive multiplayer game berkembang cukup pesat, genre yang cukup digemari pada game jenis ini adalah Role Playing Game, Real Time Strategy, dan First-Person Shooter.
Untuk Role Playing Game dengan massive multiplayer, dikenal dengan sebutan Massively Multiplayer Online Role-Playing Game (MMORPG), misalnya game Ultima Online, World of Warcraft, atau Dream Of Mirror Online (DOMO). Juga dikenal Massive Multiplayer Online Real Time Strategy
(MMORTS), dan Massive Multiplayer Online First-Person Shooter (MMOFPS).
Game bertipe massive multi player membawa fenomena baru dalam dunia game, kadang dibutuhkan server dalam jumlah yang besar yang mampu menangani pertukaran data yang terjadi karena game jenis ini memiliki skala jaringan Internet di seluruh dunia.
Dapat dibayangkan jika sekitar 10 tahun yang lalu game sekecil Minesweeper dapat membuat penasaran hingga seseorang betah bermain selama 5 jam tanpa henti (contohnya adalah penulis sendiri), apalagi game online saat ini yang memiliki berbagai karakter, skenario, interaksi antarpemain yang sangat luas dengan interface yang memikat!
Di Indonesia sendiri, popularitas game online semakin semarak dengan bertambahnya pertumbuhan game-game online berbahasa Indonesia, walaupun mayoritas game yang dikenal masih merupakan game luar yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.
Hal ini sedikit berbeda dengan iklim game online di China dan Korea yang telah menghasilkan produk-produk sendiri yang telah diterima luas di negaranya.
Tetapi, dengan semakin dikenalnya game online di Indonesia, tentunya juga membuka peluang bagi developer-developer Indonesia untuk mengembangkan game karya sendiri, terlebih karena sebenarnya Indonesia memiliki sejarah dan tokoh-tokoh yang menarik untuk menjadi tema dan skenario game online.
Teknologi di Balik Game Online
Konsep dasar game mungkin tidak terlalu banyak mengalami perubahan, misalnya pada game dengan jenis Role Playing Game yang berciri action dan umumnya menitikberatkan pada pertempuran.
Walaupun konsep dasarnya sama, para game mania tidak pernah dibuat bosan karena selalu ada pengembangan yang menyertai game rilis terbaru, misalnya lokasi pertempuran, tokoh dan karakter, senjata yang digunakan, strategi dan tantangan yang beragam, serta masih banyak lagi.
Karena itu sisi interface menjadi sangat penting bagi sebuah game, dan teknologi yang berjasa untuk mewujudkan game online adalah teknologi seperti Flash dan Java, yang dapat menampilkan video dan audio interaktif pada Internet.
Para developer game ataupun gamer juga tidak akan asing dengan nama DirectX, sebuah kumpulan API (Application Programming Interface) pada platform Windows yang menangani tugas-tugas yang berhubungan dengan multimedia, khususnya pemrograman game dan video.
Anda dapat menggunakan SDK (Software Development Kit) dari DirectX untuk menciptakan game dengan memanfaatkan fungsi-fungsi DirectX yang disediakan. Pada dasarnya, game itu sendiri merupakan sebuah aplikasi komputer, yang ditulis dengan script atau bahasa pemrograman, di balik sebuah game yang menghadirkan kesenangan dan kenyamanan bermain, terdapat ribuan bahkan jutaan kode program yang membentuknya.
Game dapat ditulis dengan bahasa pemrograman yang umum dan telah dikenal seperti Visual Basic, C, Java, Delphi, Phyton, dan lain sebagainya. Umumnya para developer game menggunakan tools atau paket library, seperti OpenGL Utility Toolkit atau modul lainnya.
Salah satu interface berupa peta/map ditawarkan oleh Defense of the Ancient atau sering dikenal dengan DoTA yang populer setelah disertakan pada game Warcraft. Kode DotA terbuka bagi developer yang ingin mengembangkannya sehingga tercipta berbagai varian.
Beberapa development tools juga dikembangkan untuk memudahkan pembuatan game, misalnya RPG Maker dari Jepang yang memungkinkan kita menciptakan game dengan genre Role Playing Game.
RPG Maker kemudian dikembangkan menjadi RPG Maker 2000 atau biasa disingkat RM2k, kemudian menjadi RPG Maker 2003 (RM2k3), RPG Maker XP (RMXP), hingga saat ini RPG Maker VX, yang tentu saja semakin menawarkan . tur-. tur yang memudahkan pembuatan game yang semakin baik. Bagaimana dengan genre game selain RPG? Tentunya juga tersedia development tools untuk itu, seperti Fighter Maker yang dari namanya sudah dapat ditebak merupakan tools untuk menciptakan game fighting.
Jaringan Bisnis Raksasa
Sebagaimana sebuah produk yang dapat diterima luas oleh masyarakat, para vendor akan berlomba untuk menciptakan produk baru yang diharapkan semakin disukai dan ditungguditunggu.
Game online dari sisi bisnis tidak hanya menciptakan gamegame online baru yang inovatif, terdapat banyak aspek yang juga berkembang dengan pesat seiring tingginya minat konsumen.
Kita telah melihat contohnya dari sisi teknologi software,engine pembuat game atau engine 3D memungkinkan Anda melihat game dengan interface memukau.
Tampilan memikat atau suara yang menggelegar tentunya harus juga didukung oleh perangkat keras hingga menghasilkan audio visual yang maksimal. Ini menjadi tugas vendor-vendor hardware untuk mengembangkan hardware yang dapat memproses data dan menampilkan output-nya dengan kualitas tinggi.
Dari sisi infrastruktur, layanan-layanan akses Internet berkecepatan tinggi juga semakin banyak ditawarkan.
Dari menjamurnya game online, juga merangsang diadakannya event-event misalnya kompetisi bermain atau kompetisi membuat game.
Keseluruhan aspek ini membentuk sinergi yang berkesinambungan yang saling membutuhkan. Fenomena ini membentuk jaringan bisnis raksasa yang terus berkembang dengan pesat.
Anda dapat membayangkan, mungkin seseorang yang belum pernah bermain game online akan menjadi tertarik untuk bermain game online karena ia memiliki koneksi Internet yang cepat dan hardware komputer yang mendukung.
Di sisi lain, tidak jarang karena seseorang gemar bermain game online, maka ia terus mengupgrade hardware atau koneksi Internet agar terus mampu memainkan game online dengan baik.
saling mendukung satu sama lain. Kalau Bang Napi selalu mengatakan “kejahatan dapat terjadi karena ada kesempatan”, maka kita harus selalu memanfaatkan setiap kesempatan untuk sesuatu yang berguna.
Positif atau Negatif?
Sesuatu yang sedang hangat-hangatnya selalu menuai kontroversi, demikian pula dengan booming game online, apakah membawa para gamer ke arah yang positif atau negatif? Satu hal yang sering dikhawatirkan orang tua pada anak yang kecanduan game adalah ketakutan bahwa anak tersebutmenjadi antisosial dan lupa belajar karena sepanjang hari hanya mengurung diri di kamar.
Tetapi dengan jaringan game online, setidaknya dapat tercipta komunitas online sebagai suatu bentuk aktivitas sosial. Bahkan terdapat penelitian bahwa selama bermain game, faktor psikologis dapat berkembang, misalnya memupuk jiwa kepemimpinan dan kerjasama dari bermain game, sehingga tidak selalu bermain game identik dengan hal yang tidak bermanfaat.
Terlebih pada umumnya setiap orang memiliki kesukaan pada jenis game tertentu, tanpa memandang usia, dikarenakan fungsi game itu sendiri sebagai sarana hiburan, sekaligus sebuah industri raksasa yang hadir bersama teknologi.
Satu hal yang jelas, jika Anda menemukan suatu kasus di mana game online membawa dampak negatif bagi seseorang, misalnya putera-puteri Anda, sukar rasanya mencoba menghentikan akses game online, sementara mereka (putera dan puteri Anda) setiap hari mendengar informasi game online favorit mereka dari majalah, Internet, dan lingkungannya.
Yang perlu Anda lakukan adalah menyikapinya dengan bijak dan memberikan pengertian yang baik, kita tidak perlu mencegah apapun yang mengalir masuk, tetapi kita dapat mengarahkannya agar dapat digunakan dengan baik. Manfaatkan semaksimal mungkin hal positif yang didapatkan dari game online, dan beri pengertian untuk hal yang negatif.
Cukup banyak manfaat game seperti memperkaya kosakata bahasa Inggris atau menimbulkan minat yang besar terhadap teknologi.
Bagaimanapun, game sebenarnya adalah refleksi kehidupan nyata, bukan? Sama-sama memiliki tujuan, dan untuk mencapaitujuan tersebut, ada usaha yang harus dilakukan.

3 Komentar:

Pada 13 Februari 2010 09.07 , Blogger Sugan teh . . mengatakan...

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

 
Pada 13 Februari 2010 09.09 , Blogger Sugan teh . . mengatakan...

Parah, pas ud dewasa diinjek2 .. Permainan apaan tuh 'joko murjadi'? hahaha . .
Owh, klo comment dihapus jd bgitu nongolnya? hahaha . .

 
Pada 17 Februari 2010 20.32 , Blogger Blues Males Sharing mengatakan...

ah ga jelas lw bi...

 

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda